Maggot BSF untuk Pakan Ternak
Maggot BSF untuk Pakan Ternak. Saya berniat untuk beternak Ayam dan Ikan namun terkendala pada harga pakan yang mahal. Ketika sedang browsing di Internet, saya menemukan tutorial membuat pakan ternak dari limbah organik rumah tangga. Awalnya saya skeptis. Secara, yang namanya limbah pasti kotor. Sementara ternak, adalah binatang peliharaan yang di pelihara untuk di konsumsi.
Namun selidik punya selidik, ternyata bukan limbah organik yang di jadikan pakan. Tapi limbah organik tersebut diolah sebagai media pakan. Sedangkan bahan pakannya sendiri adalah larva lalat besar, yang bentuknya mirip tawon yang di kenal dengan sebutan lalat BSF (Black Soldier Fly).
BSF adalah lalat yang termasuk dalam keluarga Dipteria. Nama latin lalat BSF adalah Hermetia illucens L. Tubuh dewasanya hitam dan mirip tawon (tanpa jarum penyengat), dengan ukuran panjang 15 - 20 mm. Selama berupa lalat, BSF tidak makan, hanya minum saja. Tubuhnya yang besar memilili cadangan makanan sendiri. Lalat dewasa jantan dan lalat dewasa betina dapat dibedakan dari penampakan organ sexualnya. Selain itu ada cara yang lebih mudah untuk melihat poulasi lalat jantan dan betina. Yaitu jika dalam satu koloni, banyak lalat yang mati, maka yang mati adalah lalat jantan. Karena lalat jantan BSF akan segera mati setelah mengawini betinanya.
Cara kawin lalat BSF sangat unik. Lalat betina dan jantan akan berbaris sejajar dengan arah berlawan dan ekor yang terhubung. Ekor jantan yang berbentuk bunga akan mengisap ekor lalat bsf betinna yang berbentuk seperti gunting. Setelah kawin, lalat jantan akan segera mati dan lalat betina akan mulai memproduksi telur. Telur-telur lalat BSF saling tumpang tinggi dan tersusun rapi. Beda dengan telur lalat hijau atau lalat lainnya yang tidak tersusun. Setelah 3 hari telur-telur itu akan menentas dan berubah menjadi Larva lalat. Larva lalat inilah yang kemudian di kenal dengan istilah Maggot BSF.

Comments
Post a Comment